sebenarnya, teman
aku menunggu dalam kepanasan
mentari merah tergantung menerjah kulit cerahku
peluh pun menitis dalam celana di bawah kipas perlahan
di sebuah kafe yang penuh asap, bau kopi dan hilai remaja
dan kau, teman
masih belum tiba lagi
Khamis, Januari 05, 2012
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
0002 Catatan India-Kashmir | Menghitung Hari
Januari tahun lalu, sudah masuk fasa berdebar-debar memandangkan tarikh untuk ke India-Kashmir semakin hampir. Mengatur kerja, menyusun buk...
-
Judul :Saga Penulis : Abdul Talib Mohd Hassan Penerbit : Utusan Publications & Distributors Sdn Bhd Cetakan :15, 1998Tebal : 388 ISB...
-
“Perempuan dengan airmata memang tak boleh di pisahkan!” Buat kesekian kalinya airmata ini mengalir lagi. Aku tak mampu untuk sujud dengan l...
-
* Mungkin agak lewat untuk saya jadikan cerpen ini sebagai entri seperti yang saya war-warkan tempohari. Tetapi untuk yang menanti ia di si...
Tiada ulasan:
Catat Ulasan